Program MBG

IPAL Dapur MBG / SPPG Fiberglass

IPAL untuk dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis, dengan grease trap berkapasitas besar dan pengolahan biologis untuk limbah ribuan porsi per hari.

IPAL MBG

Tentang IPAL MBG

IPAL MBG adalah sistem pengolahan air limbah untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasak untuk Program Makan Bergizi Gratis. Dapur SPPG berbeda dengan dapur restoran: volumenya ribuan porsi per hari, jam masaknya dimulai dini hari, dan setelah distribusi ada gelombang limbah kedua dari pencucian ompreng yang kembali dari sekolah. Air limbahnya didominasi minyak dan lemak dari penggorengan, sisa makanan, air cucian bahan, serta deterjen dari pencucian peralatan dan ompreng. Tanpa grease trap yang cukup besar, lemak cepat menyumbat saluran dan membuat unit pengolahan biologis gagal bekerja. Yang Kami Kerjakan PT Toyoda Fiber Indonesia merancang dan memproduksi tangki IPAL fiberglass (FRP) untuk dapur SPPG: penyaring sisa makanan, grease trap bertingkat, bak ekualisasi, dan pengolahan biologis anaerob–aerob. Unit difabrikasi di pabrik kami di Kosambi, Tangerang, lalu dikirim siap pasang. Kenapa Fiberglass untuk Dapur SPPG Dapur SPPG sering dibangun dengan tenggat yang ketat. Unit FRP tidak perlu dicor dan ditunggu kering seperti beton, sehingga pekerjaan di lokasi jauh lebih singkat. Materialnya juga tahan terhadap limbah berlemak dan deterjen yang lama-kelamaan merusak dinding beton.

Cocok digunakan untuk

  • Dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis
  • Dapur umum sekolah dan pesantren
  • Katering institusi dan dapur produksi
  • Dapur pusat (central kitchen)

Spesifikasi

Material
FRP / GRP (Fiberglass Reinforced Plastic)
Teknologi
Grease trap bertingkat + ekualisasi + biofilter anaerob–aerob
Fokus parameter
Minyak & lemak, BOD, COD, TSS
Basis perhitungan
Jumlah porsi per hari dan pemakaian air dapur
Unit pendukung
Penyaring sisa makanan, bak kontrol, klorinasi (opsional)
Pemasangan
Tanam (buried) atau di atas permukaan, sesuai kondisi lahan
Sertifikasi
ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, TKDN, SNI

Kenapa Dapur SPPG Wajib Punya IPAL?

Dapur SPPG memasak dalam skala industri di tengah permukiman atau lingkungan sekolah. Bila tidak diolah, limbahnya cepat terlihat oleh warga, dan kelayakan sarananya diperiksa sebelum dapur beroperasi.

Persyaratan sarana SPPG

Badan Gizi Nasional menetapkan persyaratan sarana SPPG, termasuk pengelolaan air limbah dapur. Rujuk petunjuk teknis yang berlaku saat dapur Anda diajukan; kami menyesuaikan desain dengan dokumen yang Anda terima.

Baku mutu air limbah domestik

Air limbah dapur diatur sebagai limbah domestik dalam Permen LHK P.68/2016, dengan batas minyak & lemak maks. 5 mg/L. Angka ini praktis tidak mungkin dipenuhi tanpa grease trap.

Lokasi di tengah permukiman

Banyak SPPG berdiri di lingkungan padat. Saluran tersumbat lemak dan bau dari selokan adalah sumber keluhan warga yang paling cepat muncul.

Beroperasi setiap hari sekolah

Dapur berjalan hampir setiap hari tanpa jeda panjang. IPAL harus dirancang untuk beban harian penuh, bukan beban rata-rata.

Cara Menghitung Kapasitas IPAL MBG

Untuk dapur SPPG, titik awal yang paling praktis adalah jumlah porsi per hari. Setelah dapur berjalan, angka ini diverifikasi dengan data meteran air.

  1. Tentukan jumlah porsi harian, termasuk rencana penambahan sekolah atau penerima manfaat.
  2. Perkirakan pemakaian air untuk mencuci bahan, memasak, membersihkan dapur, dan mencuci ompreng. Setelah dapur beroperasi, ganti perkiraan ini dengan data meteran.
  3. Hitung debit limbah sekitar 80% dari pemakaian air, dan rancang grease trap untuk aliran puncak saat pencucian ompreng.
  4. Pilih kapasitas dengan cadangan, karena jumlah porsi SPPG cenderung bertambah seiring penambahan penerima.

Contoh perhitungan

Porsi per hari
3.000 porsi
Pemakaian air (asumsi)
20 m³/hari
Debit limbah (80%)
16 m³/hari
Kapasitas IPAL dipilih
± 20 m³/hari

Pemakaian air per porsi sangat bergantung pada menu dan cara pencucian ompreng. Angka di atas contoh ilustrasi, bukan desain.

Tahapan Proses Pengolahan

Rangkaian unit yang dilalui air limbah pada sistem IPAL MBG, dari masuk hingga siap dibuang.

  1. Penyaring sisa makanan

    Menahan sisa nasi, sayur, dan tulang dari bak cuci dan pencucian ompreng sebelum masuk grease trap.

  2. Grease trap bertingkat

    Beberapa sekat memisahkan minyak goreng dan lemak secara gravitasi. Volume minyak dapur SPPG jauh lebih besar daripada restoran, sehingga waktu tinggal di grease trap menjadi penentu utama.

  3. Ekualisasi

    Menampung dua puncak aliran, saat memasak dini hari dan saat pencucian ompreng siang hari, lalu mengalirkannya merata ke unit biologis.

  4. Anaerob–aerob bermedia

    Bakteri menguraikan bahan organik sisa makanan yang lolos dari grease trap, menurunkan BOD dan COD.

  5. Bak kontrol

    Titik pengambilan sampel efluen untuk uji laboratorium sebelum dibuang.

Target Kualitas Efluen

Sistem dirancang agar air hasil olahan memenuhi baku mutu air limbah domestik sesuai Permen LHK No. P.68 Tahun 2016. Baku mutu daerah dapat menetapkan angka yang lebih ketat.

ParameterSatuanBaku mutu
pH6,0 – 9,0
BODmg/Lmaks. 30
CODmg/Lmaks. 100
TSSmg/Lmaks. 30
Minyak & Lemakmg/Lmaks. 5
Amoniakmg/Lmaks. 10
Total ColiformMPN/100 mLmaks. 3.000

Proses Pemesanan

  1. 1

    Konsultasi & data awal

    Anda kirim jenis usaha, jumlah pengguna atau pemakaian air, dan lokasi. Kami hitung kapasitas awal.

  2. 2

    Survei lokasi

    Tim teknis mengecek lahan, jalur pembuangan, muka air tanah, dan akses kendaraan pengiriman.

  3. 3

    Desain & penawaran

    Skema proses, dimensi tangki, dan daftar komponen disusun menjadi penawaran tertulis.

  4. 4

    Produksi di pabrik

    Tangki FRP difabrikasi di pabrik Kosambi, Tangerang, lalu dikirim siap pasang.

  5. 5

    Instalasi & uji

    Pemasangan di lokasi, commissioning, lalu serah terima unit beserta panduan perawatannya.

Pertanyaan Seputar IPAL MBG

Berapa kapasitas IPAL untuk dapur SPPG 3.000 porsi?
Tergantung pemakaian air dapur, yang dipengaruhi menu dan cara mencuci ompreng. Sebagai gambaran, dapur yang memakai sekitar 20 m³ air per hari menghasilkan sekitar 16 m³ limbah. Kapasitas final kami hitung dari data dapur Anda, bukan dari angka umum.
Apakah IPAL MBG bisa dipasang di dapur yang sudah beroperasi?
Bisa. Unit FRP difabrikasi di pabrik dan dipasang dalam waktu singkat, sehingga gangguan pada jadwal masak dapat ditekan. Survei lokasi dilakukan terlebih dahulu untuk menentukan titik sambungan saluran dan posisi grease trap.
Seberapa sering grease trap dapur SPPG harus dikuras?
Jauh lebih sering daripada dapur restoran, karena volume minyaknya besar. Frekuensi pastinya ditentukan dari ketebalan lapisan lemak pada minggu-minggu pertama operasi.
Apakah desainnya mengikuti ketentuan BGN?
Kami merancang berdasarkan petunjuk teknis dan dokumen persyaratan yang Anda terima dari BGN atau mitra pengelola. Kirimkan dokumen tersebut saat konsultasi agar spesifikasi IPAL langsung disesuaikan.
Apakah air cucian ompreng perlu penanganan khusus?
Air cucian ompreng membawa sisa makanan, minyak, dan deterjen sekaligus dalam waktu singkat. Alirannya perlu melewati penyaring sisa makanan dan grease trap yang cukup besar sebelum masuk ke ekualisasi.

Butuh IPAL MBG untuk proyek Anda?

Kirimkan kebutuhan kapasitas dan kondisi lokasi Anda. Tim teknis kami akan membantu menentukan spesifikasi dan menyiapkan penawaran.